Repository Gizi UTama

Pojok Informasi Gizi

Kumpulan informasi gizi, pertanyaan yang sering ditanyakan, dan rekomendasi buku untuk menambah wawasan tentang nutrisi.

FAQ Gizi

Balita adalah anak berusia 0–59 bulan (0–5 tahun). Pada masa ini pertumbuhan fisik dan perkembangan otak berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan asupan gizi yang cukup dan seimbang.

Gizi yang baik membantu pertumbuhan tinggi dan berat badan optimal, perkembangan otak dan kecerdasan, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah stunting dan gizi buruk, serta mendukung kemampuan belajar di masa depan.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama sehingga tinggi badan anak lebih rendah dibandingkan anak seusianya. Stunting dapat memengaruhi perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang.

Status gizi dapat diketahui melalui penimbangan berat badan secara rutin, pengukuran tinggi badan atau panjang badan, pemantauan grafik pertumbuhan pada Buku KIA atau Posyandu, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Secara umum balita dianjurkan makan 3 kali makan utama, 2–3 kali makanan selingan (snack) sehat, dan minum air putih yang cukup.

Makanan yang dianjurkan meliputi karbohidrat (nasi, kentang, ubi, jagung), protein hewani (ikan, telur, ayam, daging), protein nabati (tempe, tahu, kacang-kacangan), sayur dan buah berwarna beragam, serta susu sesuai kebutuhan anak.

Protein hewani mengandung asam amino esensial yang membantu pertumbuhan tubuh, perkembangan otak, pembentukan otot, dan peningkatan daya tahan tubuh.

Boleh, selama jajanan bersih dan aman, tidak mengandung bahan berbahaya, tidak terlalu manis, asin, atau berlemak, serta memiliki nilai gizi yang baik.

Pilih jajanan yang menggunakan bahan alami, memiliki kandungan protein atau serat, tidak menggunakan pewarna dan pengawet berlebihan, serta diproses secara higienis.

Tanda-tandanya antara lain berat badan sulit naik, tubuh tampak kurus, mudah sakit, nafsu makan menurun, dan pertumbuhan tinggi badan terhambat.

Susu dapat menjadi pelengkap kebutuhan gizi, tetapi bukan pengganti makanan utama. Prioritas utama tetap makanan bergizi seimbang.

Penyebabnya dapat berupa sedang tumbuh gigi, bosan dengan menu yang sama, sedang sakit, terlalu banyak mengonsumsi camilan, atau faktor psikologis dan lingkungan.

Variasikan bentuk dan warna makanan, sajikan porsi kecil tetapi sering, jadikan waktu makan menyenangkan, hindari memaksa anak makan, dan berikan contoh kebiasaan makan sehat.

Kebutuhan air berbeda sesuai usia, tetapi secara umum balita memerlukan sekitar 1–1,3 liter cairan per hari yang berasal dari minuman dan makanan.

Jika berat badan tidak naik dalam beberapa bulan, anak tampak sangat kurus, nafsu makan menurun drastis, mengalami diare atau muntah berkepanjangan, atau pertumbuhan tidak sesuai usianya.
Rekomendasi Buku & Referensi Gizi
Panduan Gizi Bayi dan Balita
Panduan Gizi Bayi dan Balita

Informasi kebutuhan gizi dan tumbuh kembang bayi dan balita.

Baca Online
Buku Saku Kader Pintar Cegah Stunting
Buku Saku Kader Pintar Cegah Stunting

Pedoman kader untuk pencegahan stunting.

Download Buku
Kurikulum dan Modul pelatihan fasilitator pemberdayaan kader posyandu
Kurikulum dan Modul pelatihan fasilitator pemberdayaan kader posyandu

Edukasi gizi masyarakat dan pemberdayaan kader posyandu.

Download Buku