Repository Gizi UTama
Jajanan Tradisional Terverifikasi Ahli Gizi

Jalabria

Kode : JJT-007


Deskripsi

Jalabria, adalah kue goreng tradisional tepung ketan hitam berlapis gula, dengan kandungan kalorinya tergolong padat yang bersumber dari ketan hitam goreng dan lapisan gula murni terkaramelisasi. Memberikan energi instan, namun disarankan dibatasi bagi individu yang mengontrol kadar gula darah, sehingga anak-anak disarankan tidak dikonsumsi terlalu banyak

Kandungan Gizi
Konsumsi Secukupnya
Mengandung Gula
Mengandung Lemak
Mengandung Protein
Mengandung Vitamin & Mineral
Sumber Energi
Dokumentasi Foto
Informasi Jajanan
Kategori Jajanan Tradisional
Harga Rp. 2.500/Biji
Lokasi Pasar Langkap, Jalan Banjar-Langensari, Bojongkantong, Kec. Langensari
Porsi 1 biji kue jalabria manis berukuran sedang, dibungkus plastik transparan siap makan, jumlah porsi ditentukan konsumen sebanyak per satuan
Bahan Berbahaya
Formalin
Tidak Ada
Tidak ada formalin, dibuat oleh olahan sendiri
Boraks
Tidak Ada
Tidak ada Boraks yang terasa di dalam makanan
Rhodamin B
Tidak Ada
Tidak ada, warna tidak mencolok, dan tidak ada bau yang menyengat dalam makanan
Metanil Yellow
Tidak Ada
Tidak ada, warna tidak mecolok, dan tidak ada rasa yang pekat pada makanan
Catatan untuk Balita
Jalabria kurang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin maupun dijadikan pengganti camilan sehat harian. Jajanan ini tergolong makanan padat energi, namun didominasi oleh gula dan lemak jenuh. Porsi yang disarankan: 1 potong kecil/potongan tipis (sekitar 25–35 gram) dalam satu waktu makan selingan, maksimal 1 kali dalam seminggu (atau bahkan lebih jarang). Kombinasi tepung terigu, gula, dan diolah dengan cara digoreng menjadikannya sumber kalori yang sangat cepat diserap oleh tubuh.